CARA MUDAH BERBISNIS TIKET PESAWAT


Apakah anda sudah siap untuk Bergabung??

Bergabung? silahkan klik disini

Jumat, 28 Februari 2014

Kereen ..... "Game" Indonesia Menang Rp 2,3 Miliar di Spanyol

www.tiket2012.blogspot.com
Kidalang,
Screenshot game Sage Fusion 2

Sebuah pengembang game indie asal Bandung, Kidalang, berhasil menjuarai kompetisi pembuatan aplikasi Tizen App Challenge yang diselenggarakan oleh Tizen Association.

Dalam pengumuman pemenang yang dilakukan pada konferensi pers pada Minggu (23/2/2014) waktu setempat, game berjudul Sage Fusion 2 buatan Kidalang meraih hadiah utama kategori Game Roleplaying dan Strategi dan diganjar hadiah uang 200.000 dollar AS (sekitar Rp 2,3 miliar).

Tizen App Challenge yang berlangsung dari Juli hingga Desember 2013 mengajak pengembang aplikasi mengembangkan software untuk platform terbuka itu.


Kidalang,
Screenshot game Sage Fusion 2

Secara umum, kategori peserta dibagi menjadi dua, yaitu "Game" dan "Non-game". Aplikasi yang diikutsertakan bisa ditulis dalam pemrograman native Tizen atau HTML5.

Sebanyak 54 pemenang dalam 9 kategori (3 game dan 6 non-game) di kompetisi ini menerima hadiah, dengan jumlah total senilai 4,04 juta dollar AS atau sekitar Rp 46,9 miliar rupiah.

Aplikasi-aplikasi pemenang kompetisi ini baru bisa berjalan dalam developer kit Tizen karena belum ada perangkat mobile yang mengusung platform tersebut, kecuali dua buah smartwatch dari Samsung yang turut diluncurkan pada MWC 2014.

Sage Fusion 2 sendiri adalah game RPG bertema futuristik yang pertama kali dirilis pada pertengahan 2013 untuk platform iPhone, iPad, iPod Touch, dan BlackBerry Z10.

Kamis, 27 Februari 2014

SBY Menangis, Dengar Kesaksian Birrul.

Dengar Kesaksian Birrul, SBY Menangis

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menangis ketika mendengar kisah Birrul Qodriyah. Birrul adalah salah seorang penerima program Bidikmisi, yang kini kuliah Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, walau orang tuanya hanya menjadi buruh tani.

“Saya menangis mendengar testimoni tadi, karena itulah yang saya alami dulu,” kata Presiden SBY saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi dengan 1.000 Mahasiswa Program Bidikmisi yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) rata-rata di atas 3,6 dan memiliki prestasi khusus di luar akademik, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Birrul Qodriyah adalah putri sulung keluarga petani Dusun Puton, Jetis, Bantul, DIY, yang mewakili ratusan mahasiswa peraih beasiswa Bidik Misi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Orangtua saya bukan hanya buruh tani. Sekali menanam hanya mendapat uang Rp 5.000," kata Birrul Qodriyah menuturkan kesedihannya ingin kuliah tapi tak mampu.

Berkat Bidikmisi, Birrul Qodriyah akhirnya bisa kuliah, bahkan menyabet penghargaan Mahasiswa Bidikmisi Berprestasi tingkat Nasional 2013.

Presiden kemudian mengisahkan pengalamannya sekitar akhir tahun 60-an, dimana banyak teman-temannya yang pandai tapi tidak dapat melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. “Kalau pertemuan ini terjadi pada tahun ’61, saya pasti hadir sebagai peserta Bidikmisi,” katanya seperti dilansir Tribunnews dari laman khusus Setkab.

Kepala Negara yang hadir di acara Silaturahmi 1.000 Penerima Bidikmisi itu dengan didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono mengemukakan pemerintah mengikuti falsafah pembangunan untuk semua, semua harus terangkat. Kalau ada hasil pembangunan, kata Kepala Negara, semua harus merasakan hasil tersebut.

Pendidikan pun, lanjut Presiden, adalah pendidikan untuk semua. “Tidak boleh ada anak-anak di negeri ini yang kesulitan ekonomi lantas tidak bisa sekolah, mereka punya hak dan peluang yang sama, mereka juga memiliki kesempatan untuk mewujudkan mimpi-mimpinya,” tegas Presiden.

Oleh karena itulah, menurut Presiden SBY, tahun demi tahun pemerintah mengeluarkan kebijakan agar anak-anak yang tidak mampu bisa terus mewujudkan mimpinya, dengan memberikan bea siswa bagi yang berprestasi dan tidak mampu. “Itu semua untuk mewujudkan pendidikan untuk semua. Pemerintah menggratiskan total untuk mahasiswa yang benar-benar tidak mampu,” papar SBY.

Sumber: TRIBUNNEWS.COM

PDIP Persilakan Risma Hengkang dari Partai

PDIP Persilakan Risma Hengkang dari Partai  

Politikus PDI Perjuangan, R. Adang Ruchiatna Puradiredja, mempersilakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini hengkang dari partainya. Ia menyatakan partai berlambang banteng moncong putih itu tak akan menghalangi bila Risma ingin keluar.

"Kalau dia mau keluar, ya, keluar saja. Orang mau keluar kok dihalangi," kata Adang di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis, 27 Februari 2014.

Menurut Adang, PDIP sudah biasa ditinggalkan oleh kadernya sehingga tak akan pernah mempermasalahkan bila Risma hendak mengikuti jejak kader lainnya. Lagi pula Risma bukanlah satu-satunya aset PDI Perjuangan. "Kader itu bisa jadi aset, bisa juga nothing," katanya.

Risma kini mengalami beragam tekanan politik akibat kebijakannya menolak sejumlah megaproyek di Surabaya. Tekanan politik itu tidak hanya datang dari pihak di luar partai pengusung Risma, tapi juga dari dalam tubuh PDI Perjuangan yang mengusung Risma. Pasalnya, PDIP memasang Wisnu Sakti Buana sebagai Wakil Wali Kota Surabaya. Padahal Wisnu selama ini dikenal sebagai orang yang gemar mengkritik kebijakan Risma.

Risma pun memberi isyarat bakal mundur dari jabatannya sebagai wali kota. Bahkan dikabarkan ia akan hengkang dari PDI Perjuangan. Kondisi itu pun dimanfaatkan oleh sejumlah partai, seperti Golkar dan Gerindra. Mereka mewacanakan Risma sebagai calon wakil presiden bila mau bergabung ke partainya.

Adang menyatakan Risma kini sudah tidak fokus lagi bekerja. Dia lebih banyak mencari panggung untuk kepentingan politiknya. "Cengeng betul itu, udah cari panggung dia, lapor ke DPR, ke koran, nangis di TV," katanya.

Ia mengingatkan agar Risma sadar dengan posisinya. Risma, kata Adang, adalah orang yang besar karena PDI Perjuangan. "Jadi jangan merasa setelah itu..," ujarnya tak menyambung kalimatnya. Ia pun mempersilakan bila Golkar maupun Gerindra menampung Risma. "Tidak ada urusan."

Sumber: tempo.co

Selasa, 25 Februari 2014

Amankah Kartu ATM Anda?


ATM_penipuan

Pak Rudy (bukan nama sebenarnya), hanya bisa terpaku didepan petugas teller sebuah bank ternama nasional, yang menjelaskan  bahwa beberapa menit yang lalu sekitar Rp22 juta telah melayang dari rekeningnya. Pak Rudy kebingungan karena ia sama sekali tidak mengambil atau mentransfer uang, dan sekarang saldo rekeningnya tinggal Rp140 ribu.

Kejadian bermula ketika Pak Rudy beserta istri dan anaknya (Rina- juga samaran) bermaksud mengambil uang melalui mesin ATM bank tersebut yang berlokasi di Giant Harapan Indah, Bekasi (24/2). Pak Rudy meminta istrinya melakukan transaksi. Sebelum melakukan transaksi apa-apa, istrinya menyadari ada yang tidak beres. Saat akan menarik kartu, ternyata kartunya macet tersangkut tersangkut dalam mesin atm.

Beberapa orang pria yang juga mengantri di situ berupaya membantu mengeluarkan kartu. Dalam keadaan panik istri Rudy pun berusaha meminta bantuan satpam, tetapi sang petugas mengatakan bahwa ia tidak berwenang membantu di mesin atm karena ia bukan petugas bank. Beberapa orang tadi masih sibuk mengutak-atik mesin atm.

Pak Rudy dan istrinya lalu berinisiatif menelpon call center bank tersebut untuk melakukan pemblokiran. Akan tetapi saat ditelepon, petugas call center memberitahu bahwa telah terjadi tiga kali transaksi transfer dengan total dana terkirim sekitar Rp22 juta. Pak Rudy hanya bisa melongo karena uang di rekeningnya memang hanya sekitar itu. Padahal kejadian tersebut hanya beberapa menit saja.

Menurut penuturan Rina, saat orang tuanya sedang menelpon, seorang laki-laki lainnya bergabung ke atm dan menanyakan apa yang terjadi. Rina pun menjelaskan masalahnya. Akan tetapi pria tersebut dengan mudah mengeluarkan kartu yang tadinya tersangkut. Rina sangat-sangat bersyukur saat kartu atm ayahnya bisa diselamatkan.

Apa daya, ternyata “keributan” di mesin atm tersebut adalah sudah disetting oleh jaringan penipu yang tadinya menyamar sebagai orang yang sedang antri atm, dan yang terakhir pura-pura muncul sebagai penolong.

Ketika pak Rudy mengklarifikasi ke bank, petugas bank menyampaikan bahwa bank mencatat transaksi pengiriman dana yang normal, seolah pak Rudy melakukannya sendiri.

Tidak semua kartu ATM memiliki fasilitas pengaman yang sama

Pak Rudy baru menyadari perbedaan kartu atm-nya dengan kartu atm dari bank lain. Si penipu di atm tersebut bisa melakukan tiga kali transaksi dengan lancar tanpa hambatan karena kartu atm yang dimiliki pak Rudy tidak dirancang untuk memasukkan kode pin setiap kali transaksi. Sementara kartu atm dari bank lain yang dilengkapi dengan sistim pengaman yang baik, akan selalu meminta pin untuk setiap transaksi. Andaikan atm pak Rudy memiliki pengaman yang baik, ia kemungkinan hanya akan kehilangan Rp1 jutaan saja, yaitu transaksi pertama yang dilakukan pelaku.

ATM yang tidak memiliki pengaman memadai jelas lebih membahayakan sisi keuangan nasabah. Bila hal yang sama terjadi, maka nasabah bank ini bakal mengalami kerugian yang jauh lebih besar. Minimal sebesar maksimum transaksi yang bisa dilakukan dalam sehari.

Meski sedang kesusahan karena kerugian yang dialaminya, pak Rudy mengharapkan tidak ada korban lain yang jatuh seperti dirinya hanya karena bolongnya sistim pengaman perbankan yang seharusnya melindungi nasabahnya.

Tips Penting Saat Bertransaksi di ATM

  • Jangan lupa gunakan kode PIN yang sukar ditebak orang
  • Pastikan orang lain tidak bisa melihat kode pin yang Anda masukkan,
  • Bila mengalami kesulitan, jangan tinggalkan mesin ATM tanpa diawasi orang yg tidak Anda kenal/percaya,
  • SEGERA hubungi call center bank Anda untuk memblokir rekening, jika ada masalah dengan ATM Anda
  • Sebisa mungkin bertransaksilah di atm yang berlokasi di kantor bank, bukan di mall atau tempat umum lainnya.

Modus kartu atm tersangkut sebetulnya sangat kuno, tetapi juga marak digunakan para penipu saat ini karena pengoperasiannya mudah. Penipuan atm dengan cara yang lebih canggih menggunakan “alat pembaca kartu” yang ditempelkan di lubang kartu pada mesin atm. 

Saat akan membuka tabungan, pilihlah bank yang memberikan pengamanan lebih baik untuk transaksi Anda, termasuk transaksi ATM dan kartu kredit.

Sumber